Redeploy Overview
3 min read
Sebagian besar solusi berbasis Docker (termasuk stack yang dikelola oleh platform) terus dikembangkan, menghadirkan versi produk dan perbaikan terbaru. Oleh karena itu, disarankan untuk secara rutin memperbarui template ke tag (versi) terbaru.
Proses ini disebut redeploy, yaitu memperbarui container Docker kamu ke versi/tag terbaru tanpa mempengaruhi aplikasi di dalamnya. Secara umum, alurnya seperti berikut:
1. Container baru akan dibuat secara internal berdasarkan template versi terbaru yang dipilih. File sistem dari container ini akan digunakan untuk memperbarui container lama.
2. Daftar path data yang akan dipertahankan (preserved path), seperti data pengguna dan beberapa file sistem penting, dikumpulkan dari container awal.
3. Container awal akan dihentikan sementara, data yang tidak dipertahankan dihapus dan digantikan dengan file dari versi baru (container internal).
📝 NOTE
Perubahan pada container yang diredeploy diterapkan terlebih dahulu pada snapshot. Hanya jika semua konfigurasi berhasil, perubahan tersebut akan digabungkan ke container utama.Dengan kata lain, platform akan membuat titik pemulihan (restore point) sebelum proses redeploy berlangsung. Jika terjadi kegagalan, seluruh perubahan akan dibatalkan, dan container akan dikembalikan ke kondisi awal secara otomatis. Hal ini menjaga stabilitas dan keamanan environment-mu selama proses pembaruan.
💡 TIP
Redeploy satu node akan menyebabkan downtime sementara pada layanan. Namun, jika Kamu menggunakan beberapa instance (melalui horizontal scaling), proses update bisa dilakukan secara bertahap (sequential) pada masing-masing container. Dengan cara ini, downtime bisa diminimalkan karena sebagian instance tetap aktif dan melayani permintaan saat yang lain diperbarui.
Dengan cara ini, Kamu bisa memperbarui container berbasis Docker ke tag (versi) terbaru tanpa mempengaruhi aplikasi di dalamnya.
Update Container Via Dashboard #
Cara paling mudah dan ramah pengguna untuk melakukan redeploy template tag adalah melalui dashboard platform.
📝 NOTE
Saat menggunakan database MySQL, MariaDB, atau Percona, proses penurunan versi (downgrade) tidak didukung. Jika perlu melakukan hal tersebut, disarankan untuk membuat cadangan (backup) dan recovery database setelah melakukan redeploy (atau memindahkannya ke container baru dengan versi yang diinginkan).
Sebagai alternatif, Kamu bisa dengan mudah mengotomatisasi proses redeployment melalui API. Petunjuk di bawah ini akan memandumu melalui langkah-langkah yang diperlukan :
1. Jendela dialog khusus untuk redeploy dapat diakses dengan dua cara:
- Pilih tombol Redeploy Container(s) di samping node atau layer yang diinginkan (untuk memperbarui semua container yang ada di dalamnya sekaligus).

- Klik ikon pensil di sebelah versi tag layer pada topology wizard (saat mengubah Topologi Environment dari

- Sebagai hasilnya, jendela Redeploy Containers akan terbuka, di mana kamu bisa memilih Tag baru untuk container Kamu.

Kamu juga bisa menyesuaikan beberapa opsi tambahan:
- Keep volumes data – jika diaktifkan, data dalam volume tidak akan dihapus dan akan tetap tersedia setelah proses redeploy.
- Untuk container yang dilakukan horizontal scaling, Kamu bisa memilih salah satu metode:
- Simultaneous deployment – semua node di-redeploy secara bersamaan. Proses ini lebih cepat, tapi menyebabkan downtime aplikasi sebentar.
- Sequential deployment with delay – setiap node di-redeploy satu per satu dengan jeda waktu yang bisa diatur. Ini meminimalkan downtime karena selalu ada node yang tetap aktif untuk menangani permintaan.
- Temporarily remove node(s) from DNS – jika diaktifkan, node yang sedang di-redeploy akan dikeluarkan sementara dari tabel DNS (baik internal maupun eksternal) selama proses sequential berlangsung.
Setelah semua pengaturan selesai, klik tombol Redeploy dan konfirmasi melalui pop-up window yang muncul.
- Setelah proses update selesai, Kamu akan melihat notifikasi di pojok kanan atas dashboard sebagai tanda bahwa redeploy berhasil.

Klik tombol Show Logs untuk membuka tab yang menampilkan informasi detail tentang container yang telah diperbarui — termasuk Node ID, tag lama dan baru, serta durasi operasinya.

Sekarang Kamu tahu bagaimana cara nya untuk redeploy container via dashboard
Powered by BetterDocs
