FTP/FTPS Support
5 min read
FTP/FTPS Support #
File Transfer Protocol (FTP) adalah protokol jaringan standar yang digunakan untuk mentransfer file dari satu host ke host lain melalui jaringan berbasis TCP. FTP menggunakan arsitektur client-server dan menggunakan koneksi kontrol dan data secara terpisah antara klien dan server. Untuk transmisi yang aman (terenkripsi), digunakan FTPS (FTP Secure) yang melindungi username, password, dan konten selama proses transfer.
Di Jagoan Cloud, suda mendukung untuk FTP dan FTPS.
Berbeda dengan HTTP, protokol FTP bersifat stateful, koneksi kontrol dibentuk selama sesi FTP dan biasanya mencakup beberapa proses transfer data.
Penggunaan FTP biasanya untuk :
- Mengunggah/mengunduh resource
- Mengunduh dan membaca log untuk analisis
- Mengedit konfigurasi
- Menyinkronkan file
- Deploy aplikasi (tidak disarankan)
Fitur FTP pada platform ini tersedia untuk server aplikasi dan database.
📝 NOTE
Saat ini, add-on FTP tidak kompatibel dengan container Docker.
Untuk memanfaatkan FTP di Jagoan Cloud, Kamu perlu memenuhi tiga syarat berikut:
- Memiliki FTP client yang sudah terpasang (contohnya: FileZilla)
- Menambahkan compute node ke dalam environment
- Menambahkan Public IP ke node dalam environment kamu
Mari kita bahas langkah demi langkah proses menambahkan FTP ke environment kamu:
Create Environment #
📝 NOTE
Ikuti langkah ini jika Kamu belum memiliki environment. Jika sudah memiliki environment, maka bisa langsung Kamu lanjut ke tahap berikutnya.
1. Masuk ke dashboard Jagoan Cloud.
2. Klik Create environment untuk membuat environment baru.

3. Di wizard yang muncul, pilih application server (misalnya Tomcat) atau database (misalnya MySQL), lalu aktifkan opsi Public IP.

Tunggu beberapa saat hingga environment Kamu selesai dibuat.
Install FTP #
1. Klik tombol Add-ons pada application server (atau database) kamu.

2. Di tab yang terbuka, Kamu akan melihat daftar semua aplikasi yang tersedia untuk ditambahkan ke environment-mu.

3. Konfirmasi pemasangan dengan mengklik tombol Install di jendela yang muncul.

4. Setelah FTP ditambahkan ke environment, Kamu akan menerima email yang berisi kredensial akses
Using FTP #
Menggunakan FTP Client #
1. Instal dan buka FTP client apa saja (misalnya FileZilla).
2. Masukkan Host, Username, dan Password sesuai dengan kredensial FTP yang Kamu terima lewat email setelah instalasi. Kemudian hubungkan.

3. Sekarang Kamu bisa melihat daftar folder konfigurasi di dalam FTP client-mu.
4. Kamu bisa melakukan perubahan yang diperlukan langsung dari FTP client (mengunduh, menyalin, menghapus file, dll).
5. Jika kamu refresh data di tab konfigurasi server (atau database) di dashboard platform, Kamu akan melihat semua perubahan yang dilakukan melalui FTP client.
Menggunakan Browser #
1. Klik tombol Add-ons pada server aplikasi (atau database) milikmu.
2. Cari FTP dalam daftar aplikasi. Di sana Kamu akan melihat daftar IP yang tersedia.
3. Klik pada tautan IP. Di tab browser yang terbuka, isi kredensial FTP milikmu (Username dan Password yang kamu terima lewat email setelah instalasi).
4. Setelah itu, daftar folder konfigurasi akan terbuka. Di sini Kamu bisa menelusuri file di semua folder yang ada.
Transfer Files #
1. Install dan buka aplikasi FTP client (misalnya FileZilla).
2. Masukkan Host, Username, dan Password menggunakan kredensial FTP yang kamu terima melalui email setelah instalasi FTP. Lalu klik Quickconnect untuk menyambung.

3. Kamu bisa mengunggah atau mengunduh file hanya dengan klik dua kali pada file tersebut. Untuk mentransfer direktori atau beberapa file sekaligus, pilih file-nya, klik kanan, lalu klik Upload/Download di menu popup.

4. Kamu juga bisa melakukan drag and drop dari satu direktori ke direktori lainnya untuk melakukan transfer.
5. Tambahkan file ke queue jika ingin mentransfernya nanti.

6. Fitur tambahan yang berguna adalah perbandingan direktori. Untuk cepat melihat perbedaan file di mesin lokal dan di server, buka menu View > Directory Comparison, pilih perbandingan berdasarkan ukuran file atau waktu modifikasi, lalu klik Enable.

Download Log Files #
1. Install dan buka aplikasi FTP client (misalnya FileZilla).
2. Masukkan Host, Username, dan Password menggunakan kredensial FTP yang kamu terima melalui email setelah instalasi FTP. Klik Quickconnect untuk menyambung.
3. Sekarang kamu bisa langsung mengekspor log: navigasi ke folder logs, pilih file log yang kamu butuhkan, lalu unduh file tersebut seperti ditunjukkan pada gambar. Setelah itu, buka file log tersebut di editor apa pun yang kamu sukai untuk ditinjau.

Synchronize Files #
1. Install dan jalankan GoodSync. Klik tombol Browse di sisi kiri.
2. Di jendela yang terbuka, pilih tab FTP, isi kolom yang dibutuhkan (Host, Username, Password) lalu klik tombol Go.

3. Pilih folder yang diperlukan di server kamu, lalu klik OK.

4. Selanjutnya, klik tombol Browse di sisi kanan dan pilih folder lokal di komputermu yang ingin kamu gunakan untuk backup atau sinkronisasi data.

5. Di jendela utama, klik tombol Analyze. Semua perbedaan antara folder yang dipilih akan ditampilkan.

6. Klik tombol Sync untuk menjalankan proses sinkronisasi.

Edit Configuration Files #
1. Buka editor konfigurasi kamu (contoh: Sublime Text 2).
2. Hubungkan ke server atau database via FTP. Jika kamu menggunakan Sublime Text, klik: File → FTP/SFTP → Browse Server
Setelah koneksi berhasil, kamu bisa langsung mulai mengedit file-file konfigurasi yang ada di server.

Deploy Application via FTP #
📝 NOTE
Kami tidak menyarankan untuk melakukan deployment aplikasi dengan cara ini karena aplikasi yang Kamu deploy tidak akan muncul di dashboard platform. Jadi, jika Kamu ingin melakukan redeploy atau menghapus aplikasi, Kamu harus melakukannya secara manual.Selain itu, prosedur deployment seperti ini tidak cocok digunakan untuk application server GlassFish
1. Masuk ke dashboard Jagoan Cloud.
2. Klik Create environment untuk membuat environment baru.

3. Di wizard yang muncul, pilih application server (misalnya Tomcat) atau database (misalnya MySQL), lalu aktifkan opsi Public IP.


Tunggu beberapa saat hingga environment Kamu selesai dibuat.
Switching FTPs #
1. Buka FTP client kamu > klik File > Site Manager (dalam contoh ini kita menggunakan FileZilla).
2. Klik New Site dan isi data berikut:
- Host: Gunakan kredensial FTP kamu
- Protocol: FTP – File Transfer Protocol
- Encryption: Require explicit FTP over TLS
- Logon Type: Interactive
- User: Gunakan kredensial FTP kamu
3. Klik Connect.

4. Masukkan password saat diminta.

5. Sekarang Kamu telah berhasil terkoneksi melalui FTPS.
Reset FTP Password #
1. Klik tombol Add-ons pada application server (atau database) kamu.
2. Cari FTP dalam daftar aplikasi, lalu klik tombol Reset Password.

3. Kamu akan menerima email berisi password FTP baru.
State Custom FTP Password #
Kamu bisa mengganti password dari FTP-addon yang sudah terpasang di environment Kamu. Menggunakan password buatan sendiri, daripada password otomatis yang dikirim lewat email saat instalasi FTP-addon atau saat reset, akan meningkatkan keamanan aplikasi kamu secara signifikan.
1. Password FTP-mu bisa diganti lewat SSH dengan langkah-langkah berikut:
2. Generate SSH key dan tambahkan ke dashboard kamu.
Akses container yang sudah terpasang FTP-addon melalui SSH.

3. Jalankan perintah berikut di dalam container:
sudo /usr/bin/passwd jelastic-ftp
4. Masukkan dan konfirmasi password baru kamu
📝 NOTE
Setelah Kamu memasukkan password baru, Kamu mungkin akan melihat beberapa pesan peringatan, contohnya:
- BAD PASSWORD: it is based on a dictionary word
- BAD PASSWORD: is too simple
Pesan-pesan ini hanyalah rekomendasi untuk meningkatkan kekuatan password kamu. Jika kamu merasa password buatanmu sudah cukup aman, kamu bisa abaikan peringatannya.
Password tetap akan berhasil diganti meskipun ada peringatan tersebut.

Sekarang Kamu bisa menggunakan password baru tersebut untuk mengakses environment-mu melalui protokol FTP.
Uninstall FTP #
1. Klik tombol Add-ons pada application server (atau database) kamu.
2. Temukan FTP dalam daftar aplikasi, lalu klik tombol Uninstall.

📝 NOTE
Jika kamu menginstal FTP di environment yang hanya memiliki satu application server (misalnya Tomcat), maka saat melakukan horizontal scaling, server tersebut akan digandakan bersama dengan FTP. Dengan begitu, FTP akan terinstal di kedua instance dengan kredensial yang sama.
Namun, hal ini tidak berlaku untuk server GlassFish. Jika FTP telah diinstal pada environment dengan satu server GlassFish, maka FTP tidak akan ikut dikloning ke server GlassFish yang baru ditambahkan. Jadi, agar FTP bisa terinstal di kedua instance, kamu perlu menonaktifkan FTP terlebih dahulu, lalu menginstalnya ulang. Dengan cara ini, FTP akan aktif di kedua server.
Powered by BetterDocs
