Configuration File Manager
4 min read
Configuration File Manager #
Configuration file manager adalah alat yang sangat berguna, yang memungkinkan Kamu mengontrol semua file di dalam container tertentu. Dengan ini, Kamu bisa dengan mudah dan cepat menerapkan konfigurasi umum ke node-mu melalui antarmuka grafis (GUI) langsung di browser—tanpa perlu melakukan koneksi SSH, yang biasanya dibutuhkan untuk operasi yang lebih kompleks.
Untuk membuka konfigurasi ini, cukup arahkan kursor ke node yang ingin dikonfigurasi, lalu klik tombol Config (ikon berbentuk kunci inggris).

Di bagian tengah dashboard, tab konfigurasi yang sesuai akan terbuka.

Berikut adalah bagian-bagian yang tersedia di dalam tab konfigurasi:
- Root (File Manager) : Memberikan akses ke sistem file lokal di dalam container. Di sini Kamu bisa mengelola berbagai pengaturan melalui file konfigurasi aplikasimu.
- Mount Points : Daftar folder yang secara fisik disimpan di node lain (remote), tapi bisa diakses dan digunakan di node saat ini.
- Exports : Daftar folder yang dibagikan ke node lain. Artinya, file tersebut disimpan secara lokal tapi juga tersedia di instance lain
- Favorites : File dan folder yang telah kamu tandai sebagai favorit agar bisa diakses dengan cepat dan mudah.
Selanjutnya di panduan ini akan dibahas dasar-dasar penggunaan configuration manager yang berlaku untuk semua jenis container di platform ini.
Working With File Manager #
Platform ini memiliki file manager bawaan yang memberikan akses mudah dan praktis ke file-file di dalam container kamu, serta memungkinkan kamu melakukan sebagian besar operasi umum langsung dari dashboard.
💡 TIP
Kamu juga bisa terhubung ke container melalui SSH untuk mendapatkan lebih banyak kemungkinan dalam pengelolaannya.
1. Saat Kamu beralih ke bagian Root di config manager, Kamu akan melihat file system tree di sebelah kanan, dengan path string dan daftar Actions untuk direktori saat ini yang bisa diperluas di panel alat bagian atas. Opsi-opsi ini menyediakan fungsionalitas berikut:
- Kamu bisa dengan mudah berpindah antar direktori di dalam jalur dengan mengklik salah satu folder perantara. Kamu juga bisa mengetik langsung lokasi target pada kolom input yang muncul setelah mengklik bagian kosong pada path bar.

- Daftar tindakan (action list) menyediakan beberapa fungsi untuk manajemen direktori yang dipilih, seperti menyegarkan isi (refresh), membuat item baru, menambahkan item ke favorit, menghapusnya, atau melakukan mounting remote directory.

2. Di bawah tool panel, Kamu akan melihat file tree yang dimaksudkan untuk navigasi antar file dengan mudah dan menampilkan informasi tambahan mengenai file yang ada.

Berikut ini informasi kolom yang tersedia:
- Name : Nama file, yang bisa diedit dengan mengklik ikon pensil (muncul saat diarahkan kursor); kamu juga bisa mengelola file dengan menggunakan menu Additionally.
- Size : Ruang disk yang digunakan oleh file tersebut.
- Last Modified: Tanggal pembuatan atau perubahan terakhir file.
Type : Kategori file tersebut (tipe yang tersedia meliputi: file reguler, direktori, named pipe, socket, character device, dan block device).
📝 NOTE
Hanya file dengan tipe regular yang bisa diedit melalui Config Manager.
3. Setiap file yang dibuka (dengan klik dua kali atau pilih opsi Open) akan ditampilkan dalam sub-tab terpisah, sehingga Kamu bisa berpindah antar file tanpa harus menutup yang sebelumnya. Ini membuat eksplorasi sistem file jadi lebih nyaman.

Selain itu, untuk menyederhanakan pengelolaan dan pengeditan file, Kamu bisa menggunakan fitur Search yang tersedia di tombol dengan nama yang sama di panel atas.
Cukup ketik potongan teks yang ingin Kamu cari, maka sistem akan menyorot semua yang cocok di dalam file tersebut. Gunakan opsi tambahan berikut untuk mempersempit hasil pencarian :
- Match Case – pencarian akan membedakan huruf besar dan kecil
- Regex – memungkinkan penggunaan regular expressions untuk menentukan kondisi pencarian
4. Setelah selesai mengedit file, jangan lupa klik tombol Save di bagian atas untuk menyimpan perubahan. Jika Kamu bekerja pada layer yang terdiri dari beberapa node, sistem akan menanyakan apakah perubahan hanya disimpan di node saat ini atau di semua node.

💡 TIP
Saat menyimpan perubahan yang telah dibuat pada file konfigurasi apa pun, akan muncul pop-up konfirmasi. Jika Kamu merasa yakin dan ingin melewati pesan ini di kemudian hari, centang opsi “Do not show this dialog again”.Sebagai hasilnya, semua pengeditan selanjutnya akan langsung disimpan tanpa meminta konfirmasi lagi. Pengaturan ini akan berlaku untuk semua jenis file konfigurasi di semua lingkungan (environment) milikmu.
5. Untuk melakukan perubahan pada node lain dalam satu layer yang sama, Kamu bisa menggunakan drop-down list yang tersedia secara otomatis di bagian kiri atas konfigurasi manager.

📝 NOTE
File yang sudah terbuka akan otomatis dimuat ulang (reload) sesuai dengan node yang dipilih saat kamu berpindah node.
Itu semua fungsi utama dari file manager, yang semoga bisa sangat membantu Kamu selama bekerja dengan Jagoan Cloud.
Powered by BetterDocs
