Cluster Access
2 min read
Kubernetes Cluster Access #
Setelah cluster berhasil diinstal, Kamu bisa mengaksesnya dengan beberapa cara untuk mulai melakukan pengelolaan:
- Kubernetes Dashboard – antarmuka berbasis web yang memudahkan kamu untuk memantau dan mengelola cluster secara visual.
- Klien kubectl – alat baris perintah yang memungkinkan kamu mengelola cluster langsung dari terminal.
Kubernetes Dashboard #
1. Setelah instalasi selesai, akan muncul pop-up yang berisi semua informasi yang kamu butuhkan untuk terhubung ke Kubernetes Dashboard — berupa tautan (link) dan access token. #

Informasi yang sama juga akan dikirimkan melalui email notifikasi.
2. Klik tautan yang diberikan, pilih opsi Token, lalu tempelkan (paste) token yang telah disediakan.

💡 TIP
Link aktivasi akun dalam email berlaku selama 24 jam. Jika kadaluarsa, silakan daftar kembali.
3. Jika Kamu kehilangan email yang berisi access token untuk mengakses cluster Kubernetes, token tersebut bisa dilihat dengan menjalankan perintah berikut di node master (misalnya lewat Web SSH) :
kubectl -n kube-system describe secret $(kubectl -n kube-system get secret | grep fulladmin | awk '{print $1}') | grep 'token:' | sed -e's/token:\| //g'
(((gambar)))
Sekarang, kamu bisa mengakses Kubernetes Dashboard kembali.
Kubectl Client #
Kubectl adalah alat baris perintah (command-line) untuk mengelola cluster Kubernetes. Platform akan secara otomatis memasang alat ini di semua node master saat lingkungan dibuat. Kamu bisa langsung mulai bekerja dengan cluster menggunakan kubectl, cukup sambungkan ke node yang diperlukan melalui SSH.
1. Ikuti langkah instalasi untuk menggunakan kubectl secara lokal. Setelah itu, jalankan perintah berikut untuk membuat koneksi jarak jauh:
kubectl config set-cluster jelastic –server={api-endpoint} && \
kubectl config set-context jelastic –cluster=jelastic && \
kubectl config set-credentials user –token={token} && \
kubectl config set-context jelastic –user=user && \
kubectl config use-context jelastic
Ganti bagian {api-endpoint} dan {token} dengan URL Remote API dan access token yang sesuai.
💡 TIP
Jika kamu belum mengaktifkan Remote API saat instalasi, fitur ini bisa diaktifkan melalui add-on bawaan yang tersedia untuk node master di dashboard platform.

2. Kamu bisa memeriksa apakah kubectl sudah terhubung ke cluster dengan menjalankan perintah berikut:
kubectl get pods

Kamu akan melihat informasi tentang pod yang ada di namespace default.
Powered by BetterDocs
