{"id":7539,"date":"2025-08-12T09:19:47","date_gmt":"2025-08-12T09:19:47","guid":{"rendered":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/?post_type=docs&#038;p=7539"},"modified":"2025-08-12T09:19:47","modified_gmt":"2025-08-12T09:19:47","password":"","slug":"routing-methods","status":"publish","type":"docs","link":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/routing-methods\/","title":{"rendered":"Routing Methods"},"content":{"rendered":"<h2>Apa itu Round Robin, Sticky Session, dan Failover<\/h2>\n<p><b>A. Round Robin<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah metode routing paling umum, paling sederhana, dan juga paling sering digunakan dalam Traffic Distributor. Metode ini mengarahkan permintaan (request) ke backend secara bergiliran sesuai dengan bobot (weight) server yang telah ditentukan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"border-left: 6px solid #3498db; background-color: #e8f4fd; padding: 15px; border-radius: 8px; color: #0c4a6e;\"><strong style=\"display: flex; align-items: center; font-weight: bold;\"><br \/>\n<span style=\"font-size: 18px; margin-right: 8px;\">\ud83d\udcdd<\/span> NOTE<br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p style=\"margin: 5px 0 0;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Metode ini sebaiknya dipilih <\/span><b>hanya jika semua backend kamu memiliki konten yang identik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, karena data yang diminta oleh pengguna bisa diambil dari salah satu backend secara bergiliran. Kalau isi antar server berbeda, pengguna bisa mendapatkan hasil yang tidak konsisten.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/www.virtuozzo.com\/application-platform-docs\/round-robin-traffic-routing\/1.png\" alt=\"Traffic Distributor round robin routing\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, setiap backend akan diakses berdasarkan level prioritas yang sudah ditentukan sebelumnya, yang dalam penggunaan Traffic Distributor diatur dalam bentuk persentase dari total permintaan masuk. Contohnya:<\/span><\/p>\n<p><b>1. Jika bobot (weight) sama, misalnya 50% &#8211; 50%<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, maka setiap permintaan berikutnya akan diarahkan ke server yang berbeda secara bergantian. Hasilnya, pemakaian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">resource<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> jadi merata dan distribusi trafik seimbang.<\/span><\/p>\n<p><b>2. Jika persentasenya 70% ke 30%<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, maka dari setiap 10 permintaan yang masuk, 7 akan dikirim ke environment yang pertama dan 3 lainnya ke environment kedua. Ini berguna jika Kamu ingin salah satu backend lebih sering atau lebih jarang merespons permintaan (misalnya untuk mengatur beban server).<\/span><\/p>\n<p><b>3. Kalau Kamu mengatur 100% ke satu server<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, hanya backend itu yang akan dipakai dan memproses semua permintaan masuk. Ini cocok digunakan saat Kamu ingin melakukan update aplikasi secara diam-diam (tanpa mengganggu pengguna), atau saat migrasi ke hardware baru tanpa downtime.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>B. <\/strong>Sticky<strong style=\"font-weight: 400;\"> Sessions<\/strong> digunakan untuk mencapai server-affinity, yaitu &#8220;menempelkan&#8221; pengguna ke satu backend tertentu, sehingga pengguna hanya bekerja dengan satu versi aplikasi saja. Pada kunjungan pertama, pengguna diarahkan ke backend berdasarkan bobot server (weight) yang sudah ditentukan. Setelah itu, backend yang dipilih akan diingat, sehingga semua permintaan berikutnya dari pengguna tersebut akan selalu diarahkan ke lingkungan yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, teknik ini dilakukan dengan mengingat alamat IP pengguna. Tapi pendekatan ini kurang optimal, karena bisa saja ada banyak pengguna yang berada di balik satu proxy (misalnya di jaringan kantor atau kampus), yang membuat distribusi beban tidak merata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai gantinya, platform ini memakai metode yang lebih canggih, yakni menggunakan session cookies untuk routing yang bersifat tetap (persistent). Jadi, setiap browser dianggap sebagai satu &#8220;user&#8221; unik, dan ini membuat proses balancing jadi lebih adil dan merata.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/www.virtuozzo.com\/application-platform-docs\/sticky-sessions-traffic-routing\/1.png\" alt=\"Traffic Distributor sticky sessions routing\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan cara ini, distribusi pengguna baru pada metode Sticky Sessions mirip dengan metode Round Robin, yaitu diarahkan berdasarkan prioritas (weight) yang telah ditentukan sebelumnya. Sebagai contoh, jika kamu mengatur rasio 50% : 50%, maka kedua versi aplikasi akan dikunjungi oleh jumlah pengguna unik yang relatif seimbang \u2014 ini sangat berguna untuk skenario A\/B Testing. Namun, terlepas dari rasio server yang sudah diatur, permintaan dari pengguna lama akan selalu diarahkan ke backend yang sebelumnya sudah mereka gunakan. Hal ini akan terus berlangsung sampai sesi pengguna berakhir atau cookie mereka dihapus dari browser.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>C. Failover<\/strong> adalah metode routing khusus yang digunakan untuk melindungi proyek dengan cara menyimpan salinan lingkungan (environment) yang sepenuhnya berfungsi sebagai cadangan. Singkatnya, Kamu akan memiliki dua server:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Primary server (utama) : semua permintaan (requests) akan diarahkan ke server ini secara default.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Backup server (cadangan) : server ini dalam mode siaga dan hanya akan digunakan jika server utama mengalami gangguan atau tidak dapat merespons.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/www.virtuozzo.com\/application-platform-docs\/failover-traffic-routing\/1.png\" alt=\"Traffic Distributor failover routing\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk jenis distribusi Failover ini, Kamu tidak bisa mengatur rasio distribusi traffic seperti pada metode lainnya. Artinya, Kamu hanya dapat memilih server mana yang akan menjadi utama (primary) dan mana yang menjadi cadangan (backup). Dengan pengaturan ini, semua permintaan (request) hanya akan diarahkan ke satu server dalam satu waktu\u2014yaitu ke server utama. Jika server utama tidak tersedia atau mengalami kegagalan, maka seluruh traffic akan otomatis dialihkan ke server cadangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, pengalihan ini terjadi secara otomatis, sehingga meskipun terjadi masalah pada server utama, pengguna tidak akan menyadari adanya gangguan pada aplikasi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu Round Robin, Sticky Session, dan Failover A. Round Robin adalah metode routing paling umum, paling sederhana, dan juga paling sering digunakan dalam Traffic Distributor. Metode ini mengarahkan permintaan (request) ke backend secara bergiliran sesuai dengan bobot (weight) server yang telah ditentukan. &nbsp; \ud83d\udcdd NOTE Metode ini sebaiknya dipilih hanya jika semua backend kamu&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"doc_category":[71],"doc_tag":[],"knowledge_base":[7],"class_list":["post-7539","docs","type-docs","status-publish","hentry","doc_category-traffic-distributor","knowledge_base-jagoan-cloud-paas"],"year_month":"2026-05","word_count":597,"total_views":"319","reactions":{"happy":"0","normal":"0","sad":"0"},"author_info":{"name":"Admin Writer","author_nicename":"writer-ma","author_url":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/author\/writer-ma\/"},"doc_category_info":[{"term_name":"Traffic Distributor","term_url":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/index\/jagoan-cloud-paas\/traffic-distributor\/"}],"doc_tag_info":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v19.3 (Yoast SEO v27.6) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Routing Methods - Jagoan Cloud Docs<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/routing-methods\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Routing Methods\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu Round Robin, Sticky Session, dan Failover A. Round Robin adalah metode routing paling umum, paling sederhana, dan juga paling sering digunakan dalam Traffic Distributor. Metode ini mengarahkan permintaan (request) ke backend secara bergiliran sesuai dengan bobot (weight) server yang telah ditentukan. &nbsp; \ud83d\udcdd NOTE Metode ini sebaiknya dipilih hanya jika semua backend kamu&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/routing-methods\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Jagoan Cloud Docs\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.virtuozzo.com\/application-platform-docs\/round-robin-traffic-routing\/1.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/docs\\\/routing-methods\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/docs\\\/routing-methods\\\/\",\"name\":\"Routing Methods - Jagoan Cloud Docs\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/docs\\\/routing-methods\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/docs\\\/routing-methods\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.virtuozzo.com\\\/application-platform-docs\\\/round-robin-traffic-routing\\\/1.png\",\"datePublished\":\"2025-08-12T09:19:47+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/docs\\\/routing-methods\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/docs\\\/routing-methods\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/docs\\\/routing-methods\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.virtuozzo.com\\\/application-platform-docs\\\/round-robin-traffic-routing\\\/1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.virtuozzo.com\\\/application-platform-docs\\\/round-robin-traffic-routing\\\/1.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/docs\\\/routing-methods\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Docs\",\"item\":\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/docs\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Routing Methods\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/\",\"name\":\"Jagoan Cloud Docs\",\"description\":\"Panduan penggunaan platform dan layanan Jagoan Cloud\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/jagoancloud.com\\\/docs\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Routing Methods - Jagoan Cloud Docs","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/routing-methods\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Routing Methods","og_description":"Apa itu Round Robin, Sticky Session, dan Failover A. Round Robin adalah metode routing paling umum, paling sederhana, dan juga paling sering digunakan dalam Traffic Distributor. Metode ini mengarahkan permintaan (request) ke backend secara bergiliran sesuai dengan bobot (weight) server yang telah ditentukan. &nbsp; \ud83d\udcdd NOTE Metode ini sebaiknya dipilih hanya jika semua backend kamu&hellip;","og_url":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/routing-methods\/","og_site_name":"Jagoan Cloud Docs","og_image":[{"url":"https:\/\/www.virtuozzo.com\/application-platform-docs\/round-robin-traffic-routing\/1.png","type":"","width":"","height":""}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/routing-methods\/","url":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/routing-methods\/","name":"Routing Methods - Jagoan Cloud Docs","isPartOf":{"@id":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/routing-methods\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/routing-methods\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.virtuozzo.com\/application-platform-docs\/round-robin-traffic-routing\/1.png","datePublished":"2025-08-12T09:19:47+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/routing-methods\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/routing-methods\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/routing-methods\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.virtuozzo.com\/application-platform-docs\/round-robin-traffic-routing\/1.png","contentUrl":"https:\/\/www.virtuozzo.com\/application-platform-docs\/round-robin-traffic-routing\/1.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/routing-methods\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Docs","item":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/docs\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Routing Methods"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/#website","url":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/","name":"Jagoan Cloud Docs","description":"Panduan penggunaan platform dan layanan Jagoan Cloud","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"}]}},"knowledge_base_info":[{"term_name":"Jagoan Cloud PaaS","term_url":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/jagoan-cloud-paas\/","term_slug":"jagoan-cloud-paas"}],"knowledge_base_slug":["jagoan-cloud-paas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/wp-json\/wp\/v2\/docs\/7539","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/wp-json\/wp\/v2\/docs"}],"about":[{"href":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/docs"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7539"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/wp-json\/wp\/v2\/docs\/7539\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7541,"href":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/wp-json\/wp\/v2\/docs\/7539\/revisions\/7541"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7539"}],"wp:term":[{"taxonomy":"doc_category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/wp-json\/wp\/v2\/doc_category?post=7539"},{"taxonomy":"doc_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/wp-json\/wp\/v2\/doc_tag?post=7539"},{"taxonomy":"knowledge_base","embeddable":true,"href":"https:\/\/jagoancloud.com\/docs\/wp-json\/wp\/v2\/knowledge_base?post=7539"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}