Container Redeploy API
2 min read
Otomatisasi proses redeploy container dapat diimplementasikan menggunakan 3 cara berikut :
Redeploy with API #
Redeploy container dilakukan menggunakan metode environment.Control.RedeployContainers, yang dikelola dengan parameter berikut:
- envName – nama environment tempat container akan di-redeploy
- session – ID sesi pengguna (atau token) yang digunakan untuk autentikasi
- nodeGroup – ID dari layer/topologi environment yang ingin diperbarui (opsional)
- nodeId – ID container tertentu yang ingin di-redeploy (opsional)
📝 NOTE
Kamu perlu menyertakan parameter nodeGroup atau nodeId untuk menentukan target operasi. Jika keduanya diberikan, maka nodeGroup akan diabaikan. Namun, jika tidak ada satupun yang diberikan, operasi akan gagal.Jika hanya nodeGroup yang digunakan, maka proses redeploy akan dilakukan secara berurutan tanpa jeda antar node.
Jika kamu ingin menambahkan delay khusus antar node, gunakan metode RedeployContainersByGroup sebagai gantinya.
- tag – versi image yang ingin digunakan saat redeploy.
- useExistingVolumes – jika diatur ke true, maka data di volume yang ter-mount tidak akan dihapus dan tetap tersedia setelah redeploy (opsional).
- login dan password – kredensial (jika perlu) untuk mengakses image dari private registry (opsional).
- manageDNSState – jika diaktifkan, node yang sedang dalam proses redeploy akan dikeluarkan sementara dari DNS agar tidak menerima request (opsional).
📝 NOTE
Parameter ini hanya berfungsi jika proses dilakukan secara sekuensial (isSequential=true) dan akan diabaikan jika tidak.Jika diaktifkan, akan ada delay tambahan karena record DNS memiliki TTL (time-to-live) dan tidak bisa langsung dinonaktifkan. Namun jika dinonaktifkan, ada risiko beberapa permintaan (request) pengguna bisa hilang selama proses redeploy.

Sebagai contoh:

Redeploy With Cloud Scripting #
Penjelasan lebih lengkap tentang Cloud Scripting tersedia melalui dokumentasi khusus ini. Saat bekerja menggunakan Cloud Scripting, kamu bisa menggunakan konstruk berikut untuk mendefinisikan proses redeploy container di dalam skrip otomatisasi:
1. Redeploy seluruh layer container

- {nodeGroup} → ID layer atau kelompok node yang ingin kamu update (misalnya: cp untuk compute node, bl untuk balancer, dll).
- {myImage} → nama image Docker yang ingin dipakai (contoh: nginx, myregistry.com/myapp, dsb).
- {newTag} → tag versi dari image tersebut (contoh: latest, v2.3, dsb).
2. Redeploy Container Tertentu

Di sini, nilai {nodeId} harus diganti dengan nomor ID dari container (node) yang ingin kamu update. Placeholder lainnya ({myImage} dan {newTag}) tetap sama seperti contoh sebelumnya.
Redeploy With CLI #
Kamu bisa mempelajari lebih lanjut tentang implementasi CLI (Command Line Interface) di dokumen khusus berikut. Contoh lengkap mengenai proses redeploy container lewat CLI juga tersedia dalam panduan berikut, termasuk langkah-langkah teknis dan sintaks yang digunakan.
Powered by BetterDocs
