membuat raport online

Cara Membuat Raport Online dengan Mudah

Cara membuat raport online bisa dipelajari melalui berbagai tutorial di internet. Saat ini merupakan kebutuhan penting bagi setiap tenaga pengajar di sekolah terutama wali kelas. Pembuatan laporan hasil evaluasi belajar siswa yang sudah menggunakan aplikasi e-raport akan terintegrasi dengan Dapodik.

Namun aplikasi e-raport kemendikbud hanya dapat di kerjakan secara offline dan masing-masing wali kelas bergantian menginput nilai e-raport di sekolah. Sementara pada kondisi tertentu, wali kelas harus menyelesaikan raport siswa tepat waktu sebelum deadline, dengan rentang waktu terbatas.

Hal ini yang menjadi kendala dalam penerapan metode digital. Maka dari itu penting untuk mempelajari cara membuat raport online sendiri agar bisa mengerjakan penginputan data dari rumah menggunakan perangkat yang ada. 

Apa itu E Rapor?

E-Rapor ini merupakan adalah terobosan dalam dunia pendidikan nasional di sebut juga elektronik raport. E-rapor bertujuan untuk mempermudah guru serta operator sekolah dalam menghimpun serta merekap nilai.

Pada proses penilaian konvensional semua nilai akan di serahkan kepada wali kelas. Kemudian wali kelas harus menulis nilai-nilai atau menginput nilai-nilai yang di serahkan. Atau operator yang menginput nilai-nilai tersebut.

Guru lain yang tidak menjadi wali kelas tidak melakukan penginputan. Di sini ada proporsi kerja yang tidak seimbang. Pembagian tugas yang tidak efektif dan efisien ini akan memperlambat proses pengumpulan nilai yang harus di sampaikan kepada orang tua. 

E rapor adalah sarana melaporkan hasil perkembangan anak yang ada di sekolah. Baik dalam perkembangan nilai maupun pengetahuan. Kehadiran e-rapor mempercepat pelaporan hasil tersebut kepada orang tua atau wali murid. 

Menariknya guru bisa mempelajari sendiri cara membuat raport online. Penerapan sistem pelaporan nilai ini menuntut setiap guru untuk disiplin. Dalam hal memenuhi tenggat waktu pelaporan nilai karena kinerjanya akan langsung dipantau. 

Raport online ini memiliki banyak fitur yang dapat di manfaatkan. Namun secara umum, pembagian tugas untuk mengoperasikannya di bagi menjadi tiga yaitu Admin, Guru dan wali kelas.

Untuk akun admin biasanya di berikan kepada operator pada saat menerapkan cara membuat raport online. Admin menjadi kunci kesuksesan raport online sebab berfungsi untuk menyiapkan segala perangkat. Data siswa sendiri di ambil dari sinkronisasi Dapodik. 

Akun wali kelas di kelola oleh para wali kelas. Akun ini berisi data-data siswa seperti status penilaian, input nilai, nilai ekskul, abses siswa, data prestasi. Wali kelas juga dapat memperbaiki data tambahan siswa.

Baca juga : Moodle Cloud Server Paling Optimal Untuk Ujian Online

Manfaat Menggunakan e Raport

Mengapa harus e rapor? Ada beberapa manfaat berupa kemudahan yang di peroleh para penggunanya. Contoh guru lebih fleksibel dalam menginput nilai, bisa dilakukan kapan saja di mana saja. 

Kemudian juga tidak perlu memikirkan komponen penilaian dan urutannya. Sebab rapor online sudah menghadirkan format dan alur penilaian yang berlangsung secara otomatis. Pengguna tinggal mengikuti menu atau fitur yang tersedia di dalamnya. 

Mengapa harus e rapor? Sebab bagi sekolah ini sangat membantu mempermudah serta mempercepat pelayanan pelaporan hasil belajar. Pihak sekolah dapat bertanggung jawab secara maksimal kepada para orang tua. Manfaat serta fungsi lainnya adalah sebagai berikut. 

1. Memberikan informasi perkembangan pendidikan kepada orang tua

Sebagai sumber informasi perkembangan akademik maupun non-akademik. Dimana orang tua dapat mengakses hasil belajar secara menyeluruh. Hasil tersebut bisa menjadi acuan untuk menerapkan bimbingan tertentu di rumah.

2. Mempermudah membuat laporan

Fungsi raport online secara umum adalah memudahkan pelaporan nilai oleh guru. Didalamnya terdapat fitur batas waktu untuk penginputan nilai. Tidak ada lagi risiko terlambat membuat laporan. 

3. Menghindari pemalsuan

Setiap nilai mata pelajaran di input secara bertahap dalam periode tertentu. Setelah nilai satu semester terisi dan terkunci, penilaian semester selanjutnya baru bisa di lakukan. Apabila terdapat perubahan nilai karena remedial wajib melalui prosedur perizinan. 

Data nilai sebelum dan sesudah di ganti harus di sertakan pihak sekolah sebagai bukti agar perubahan nilai dalam aplikasi dapat di terapkan. Setelah itu semua data nilai peserta didik di simpan di server pusat dinas sehingga meminimalisir risiko pemalsuan ijazah. 

4. Fungsi rapor online untuk mengganti penggunaan kertas

Mendukung paperless yang lebih ramah lingkungan karena mengurangi penebangan pohon. Ini merupakan satu dukungan kecil untuk mengurangi pemanasan global. Selain juga sebagai bentuk pemanfaatan teknologi modern dunia pendidikan. 

Macam-macam e-Raport yang Perlu Diketahui

Selain mempelajari cara membuat raport online perlu di pahami dulu apa saja macamnya. Sebab beberapa fasilitas sudah tersedia dan bisa langsung di gunakan. Berikut beberapa macamnya. 

1. ARD Kemenag

Aplikasi ini dapat di akses atau di unduh melalui situs web ARD milik Kemenag. Bagi sekolah yang tidak mempunyai sarana daring, harus mengunduh aplikasinya terlebih dahulu. Akses offline bisa di jalankan melalui server masing-masing sekolah yang terkoneksi dengan server pusat Kemenag. 

2. RAPOR Online

Merupakan pelopor rapor daring di Indonesia, yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya pada 2014. Aplikasi ini di rilis untuk menunjang kelancaran penerapan Kurikulum 2013 (K-13). 

Cara membuat raport online yang terbukti efisien ini dapat di akses guru, kepala sekolah, maupun wali murid. Cukup masuk ke situs menggunakan data-data seperti jenjang, semester, nama pengguna serta kata sandi. 

3. e-RAPOR

Aplikasi e-RAPOR dikembangkan dan dirilis oleh Kemendikbud. Versi terbaru rapor digital ini berhasil mengakomodasi Kebijakan Merdeka Belajar sekaligus situasi pandemi virus korona. E-RAPOR juga menyediakan kemudahan penilaian berdasarkan Kompetensi Dasar (KD) serta Kompetensi Inti (KI) pada K-13 secara utuh.

Cara Membuat Raport Online dengan Mudah

Selain memanfaatkan yang sudah ada, Anda juga bisa mempelajari cara membuat raport online. Berikut cara mudah membuat raport online yang bisa diaplikasikan:

1. Menggunakan Google Sheet

Salah satunya memanfaatkan Google Sheet. Ini merupakan aplikasi milik Google dengan tampilan serta fitur mirip Ms. Excel. Cara pengoperasiannya tidak jauh berbeda dengan Ms. Excell, namun Google Sheet bisa langsung online. Siswa atau orang tua dapat langsung membaca hasilnya melalui sarana daring. Selain itu hasil input juga bisa langsung dikirim via email. 

Dengan cara membuat raport online ini pendistribusian menjadi lebih cepat. Namun e-raport google sheet harus di buat terlebih dahulu masternya, mirip dengan rapor MS Excel. Kecuali jika sudah ada templatenya, maka Anda dapat memanfaatkannya. 

Kekurangan lainnya adalah e- rapor google sheet belum terintegrasi dengan Dapodik, sehingga input nilai raport secara manual ke Dapodik tetap harus dilakukan. Sama saja dengan bekerja dua kali dalam hal ini. 

2. Menggunakan Platform Ngrok

Cara membuat raport online yang kedua adalah memanfaatkan platform Ngrok. Aplikasi ini membantu membuat online e-raport. Terlebih dahulu Anda perlu mengunduh aplikasinya di ngrok.exe, kemudian menjalankannya mengikuti panduan yang ada. 

Cara tersebut memungkinkan guru mengakses terhadap aplikasi e-raport yang terintegrasi Dapodik secara online. Wali kelas tidak perlu khawatir terhadap deadline pengerjaan pengelolaan nilai yang sangat singkat karena dapat di kerjakan melalui perangkat masing-masing (komputer atau laptop).

3. Menggunakan SmartSchool

Cara membuat raport online berikutnya adalah dengan SmartSchool. Paling direkomendasikan bagi yang awam dengan dunia IT. User interface sangat ramah pengguna dengan tools yang mudah di pahami. 

Anda cukup membuka url smartschool, kemudian login dengan akun guru atau wali kelas (sesuai tugas di sekolah). Informasi login akun bisa di dapatkan dari operator sekolah yang mengelola teknis IT sekolah.

Langkah selanjutnya cukup inputkan nilai raport siswa sesuai KI dan KD masing-masing. Setelah selesai menginput, semua nilai otomatis masuk ke akun wali kelas. Dengan cara membuat raport online ini, pengumpulan nilai jadi lebih cepat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.